contoh laporan olympisme BAB II – ARSBLOG.ID
Sun. Sep 19th, 2021

ARSBLOG.ID

BERBAGI DAN MENGINSPIRASI

contoh laporan olympisme BAB II

6 min read
BAB II
PELAKSANAAN
2.1.   Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan penanaman nilai-nilai olympisme ini telah kami laksanakan pada :
hari, tanggal   : Minggu, 25 November 2012
waktu             : 09.00-14.30 WIB
tempat            : Ruang Multimedia Madrasah Aliyah Negeri 1 Balaraja.
2.2.   Jumlah Peserta
Kegiatan penanaman nilai-nilai olympime ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X, XI, XII dari berbagai macam Ekstrakurikuler dan OSIS Madrasah Aliyah Negeri 1 Balaraja yang berjumlah 28 orang.
2.3.   Materi Kegiatan
Materi kegiatan ini didapatkan dari materi kuliah yang disampaikan oleh Bapak dr. Sony Teguh Trilaksono, M.ED, M.BA yang meliputi:
a.      Sejarah Olimpade
Olimpiade, pada mulanya adalah bagian dari ritual keagamaan bangsa Yunani (Greece) dan koloninya untuk menyembah dan memuja Dewa Zeus (dewa penguasa  gunung  Olympia atau Olympus). Setelah dilakukan ritual keagamaan di sebuah kuil di sebuah bukit  Kronus di Gunung  Olympia , maka selanjutnya dilakukan sebuah festival atau lomba  olahraga yang diikuti oleh ratusan atlit bangsa Yunani yang dimaksudkan sebagai penghargaan dan rasa syukur bagi dewa Zeus.
Olahraga yang diperlombakan pada awalnya adalah : lari (192 M, 384 M dan 1344 M), gulat, penthatlon (lompat jauh,lempar lembing, lari 192 M, lempar cakram dan lempar martil), tinju, balap kreta kuda, pancration (gabungan tinju dan gulat), balap kuda, dan lomba lari dengan membawa senjata.
Perlombaan olimpiade diadakan setiap 4 tahun sekali di stadion berkapasitas 40.000 (300M x 200 M) di dekat sungai Kladeios dan berlangsung selama 5 hari. Para atlit melakukan lomba dengan bertelanjang bulat, dimaksudkan untuk menjaga kesucian festival. Peserta dan penonton yang diizinkan berpartisipasi hanyalah kaum pria.
b.      Pengertian Olympisme dan Nilai-Nilai Olympisme
Ø  Pengertian Olympisme
Olympisme adalah dasar fundamental dan filosofi kehidupan yang mencerminkan dan mengkombinasikan keseimbangan antara jasmani (badan yang sehat) dan rohani (kemauan, moral dan kecerdasan) serta mengharmoniskan antara kehidupan keolahragaan, kebudayaan dan pendidikan, sehingga dengan demikian dapat diciptakan keselarasan kehidupan yang didasarkan pada kebahagiaan dan usaha yang mulia, nilai nilai pendidikan yang baik dan penghargaan pada prinsip-prinsip etika dasar universal.
Ø  Nilai-Nilai Olympisme
A.    Excellence
1.      Kerja keras untuk mencapai prestasi terbaik
2.      Berjuang hingga akhir (pantang meyerah)
3.      Fokus terhadap pencapaian prestasi
4.      Terus belajar untuk mendapatkan proses yang tepat untuk pencapaian prestasi terbaik
5.      Menjaga keseimbangan antara kebugaran fisik, motivasi /keinginan dan kekuatan mental
B.     Respect
Saling menghargai diri sendiri dan orang lain dalam hal :
1.      Perbedaan pendapat
2.      Perbedaan keyakinan
3.      Perbedaan keragaman budaya
4.      Perbedaan Suku, Ras, dan Bangsa
5.      Hak-hak sebagai manusia
6.      Pencapaian prestasi atau kesuksesan seseorang
C.     Friendship
1.      Persahabatan
2.      Berempati dan bersimpati kepada orang lain
3.      Kerjasama
4.      Saling memberidan melayani
5.      Saling mendukung
c.       Penerapan Olympisme Dalam Kehidupan
Olympisme memberikan nilai-nilai yang sangat mulia bila kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam meraih prestasi. Untuk dapat meraih prestasi kita harus terus berjuang pantang menyerah, hal ini sesuai dengan salah satu nilai olympisme yaitu Excellence. Apabila kita terapkan nilai itu dalam kehidupan maka kita akan bisa menjadi seorang pemenang.
Begitu pula ketika kita menghadapi sebuah permasalahan yang harus diselesaikan secara bersama, kita harus saling menghargai pendapat orang lain tanpa boleh menghina orang tersebut baik suku, ras, maupun agama. Hal ini pun sesuai dengan nilai olympisme yaitu Respect. Sehingga kita akan selalu menjunjung tingi kebersamaan.
Dalam dunia remaja khususnya masa SMA atau MA merupakan masa yang bergejolak, dalam periode ini sering terjadi perselisihan seperti tawuran antar pelajar, namun apabila kita menerapkan nilai olympisme yaitu Friendship maka tidak akan ada yang namanya tawuran antar pelajar itu.
Dalam penyampaian materi kami menggunakan metode presentasi menggunakan media infokus, selama materi kami juga memberikan video-video tentang sejarah olimpiade, filosofi olimpiade, nilai-nilai olimpiade, penerapan olimpiade dalam kehidupan sehari-hari. Selain video kami juga mengajak peserta didik untuk menyanyikan lagu-lagu tentang pemuda dan nilai-nilai olympisme dan kemudian kami berikan permainan-permainan simulasi penerapan nilai-nilai olympisme tersebut.
2.4.   Susunan Kegiatan
Berikut susunan kegiatan penerapan nilai-nilai olympisme yang telah kami laksanakan di Madrasah Aliyah negeri 1 Balaraja.
Nomor
Kegiatan
Waktu
Fasilitator
1
Pembukaan
a.       Pembukaan
b.      Saritilawah
c.       Perkenalan Anggota
09.00
09.00-09.05
09.00-09.10
09.10-09.15
Attien Jayanti & Atikah Amalia Widiantoro
2
GAMES & ICE BREAKING
09.15-09.30
Stefanus Reno Saputra
3
Materi I
a.       Sejarah Olimpiade
b.      Filosofi dan Nilai-Nilai Dalam Penyelenggaraan Olimpiade
c.       Pemutaran Video Sejarah Olimpiade
d.      Diskusi Peserta
09.30-10.15
Aini Fatimah & Diajeng Ramadhan
4
GAMES & ICE BREAKING
10.15-10.30
Diajeng Ramadhan
5
Materi II
a.       Menyanyikan Lagu Bangun Pemudi Pemuda
b.      Pengertian Paham Olympism
c.       Motto Olimpade
d.      Nilai-Nilai Olympism
e.       Pemutaran Video Tentang Nilai-Nilai Oympism
f.       Menyanyikan Lagu Queen “WE ARE THE CHAMPION”
g.      Diskusi Peserta
10.30-11.45
Stefanus Reno Saputra & Farah Nidya Safitri
6
GAMES & ICE BREAKING
11.45-12.00
Stefanus Reno Saputra
7
ISTIRAHAT
12.00-12.30
Seluruh Anggota
8
Materi III
a.       Penerapan Nilai-Nilai Olympism Dalam Agama Islam
b.      Penerapan Nilai-Nilai Olympism dalam Meraih Prestasi
c.       Pemutaran Video Inspirasi dan Motivasi
12.30-13.15
Attien Jayanti & Atikah Amalia Widiantoro
9
Permainan (Puzle 2 Joki Kuda)
Penanaman Nilai-Nilai Olympism dari Permainan Tersebut
13.15-13.25
13.25-13.30
Seluruh Anggota Tim
10
Permainan (Helium Stick)
Penanaman Nilai-Nilai Olympism dari Permainan Tersebut
13.30-13.40
13.40-13.45
Seluruh Anggota Tim
11
Permainan (Pindah Air)
Penanaman Nilai-Nilai Olympism dari Permainan Tersebut
13.45-14.00
14.00-14.05
Seluruh Anggota Tim
12
Penarikan Kesimpulan Secara Keseluruhan.
14.05-14.15
Stefanus Reno Saputra
13
Penutupan dan Menyanyikan Lagu:
a.       J-ROCK “Meraih Mimpi”
b.      MJ “Heal The World”
c.       SHEILA ON 7 “Sahabat Sejati”
14.15-14.30
Seluruh Anggota Tim dan Seluruh Peserta
 BAB III
HASIL
Setelah kegiatan selesai, kami membuat question untuk melakukan observasi sejauh mana peserta menyerap materi yang telah kami sampaikan, melalui pendapat-pendapat yang dipaparkan oleh peserta mengenai nilai-nilai olympisme yang mereka dapatkan dari berbagai permainan yang kemudian dijelaskan oleh kami selaku fasilitator, pendapat mereka semua dapat dikatakan hampir semuanya memahami tentang nilai-nilai olympisme dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta juga bersedia untuk menyampaikan pemahaman tentang olympisme dan nilai-nilai olympisme yang telah mereka dapatkan kepada rekan-rekan, keluarga, dan orang terdekat peserta, hal ini telah kami tanyakan kepada tiap peserta dan semuanya menjawab bersedia.
Perbedaan pun nampak pada diri peserta dimana pada saat awal pertama kali datang mereka terlihat kurang bersemangat dan setelah mengikuti serangkaian kegiatan penanaman nilai-nilai olympisme ini, mereka terlihat menjadi lebih bersemangat dan lebih menunjukkan ekspresi muka yang senang.
Motivasi siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 Balaraja untuk menjadi siswa-siwi yang berprestasi setelah mengikuti kegatan ini terlihat semakin meningkat dan diharapkan akan selalu meningkat sampai semuanya tercapai. Sehingga cita – cita mereka tidak hanya sebatas keinginan.
Dengan demikan tujuan kami untuk memberikan pengetahuan mengenai paham olympisme dan nilai-nilai yang terkandung dalam paham olympisme tersebut untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 Balaraja tercapai dengan baik. Selain itu tujuan kami untuk mengajak siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 Balaraja dalam gerakan olimpiade untuk menyebarkan paham olympism kepada generasi muda bangsa Indonesia lainnya  mendapat reaksi yang positif dari seluruh siswa.
Berdasarkan quisioner yang kami berikan, peserta memberikan kesan, pesan dan kritik pada kegiatan ini. Menurut mereka, kegiatan ini menimbulkan motivasi belajar, menambah pengetahuan baru, menjadi lebih semangat, lebih dapat mengenal teman satu sama lain sesuai dengan nilai olympisme – friendship, lebih menghargai sesama sesuai dengan nilai olympisme – respect, dan selalu berusaha sampai akhir sesuai dengan nilai olympisme –excellent. Pesan dari siswa – siswi MAN 1 Balaraja, supaya kegiatan ini dapat terlaksana kembali serta permainan simulasi olympisme lebih banyak lagi. Kami mendapatkan kritik dari satu orang siswa MAN 1 Balaraja agar materinya lebih sedikit.
 BAB IV
PENUTUP
a.      Kesimpulan
Nilai – nilai Olympisme memiliki manfaat dan sangat bermakna apabila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh generasi muda bangsa Indonesia, serta dapat membentuk jati diri dan karakter budaya bangsa yang berkualitas sejak dini, menanamkan rasa kejujuran, saling menghargai, kekeluargaan serta perjuangan sampai akhir yang akan menyongsong kemajuan dan kejayaan bangsa Indonesia di masa mendatang dan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Kami yakin sepenuhnya bahwa penerapan nilai-nilai olympism ini dapat memberikan dampak yang besar dalam kemajuan bangsa dan meningkatkan mutu pendidikan Indonesia sehingga akan tercipta generasi penerus bangsa yang tidak hanya sehat jasmani namun juga rohani serta memiliki Soft Skill yang baik dan memiliki intelektual yang tinggi pula.
Hasil yang baik ini kami peroleh karena banyaknya bantuan yang diberikan kepada kami. Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan bantuan semua pihak yang terkait sehingga kegiatan penanaman semangat (GPS) olympisme ini dapat berjalan dengan sukses. Semoga hasil kegiatan kami ini bermanfaat untuk semua pihak dan semoga di masa yang akan datang selanjutnya kegiatan seperti ini dapat dikembangkan hingga dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk menjadi bahan pengajaran di tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidayah (MI) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) dalam rangka mewujudkan generasi bangsa Indonesia yang lebih berkualitas serta berkarakter melalui penerapan nilai-nilai olympism dalam kehidupan sehari-hari.
b.      Saran
Berdasarkan quisioner yang kami berikan, menurut siswa-siswi kami harus memperbanyak games (permainan simulasi olympisme), siswa juga meminta kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali dan selalu bersemangat untuk melakukan kegiatan positif seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.ARSBLOG.ID | Newsphere by AF themes.