Alasan Kenapa Iklan Rokok Mengganti Peringatannya – ARSBLOG.ID
Sat. Apr 17th, 2021

ARSBLOG.ID

BERBAGI DAN MENGINSPIRASI

Alasan Kenapa Iklan Rokok Mengganti Peringatannya

3 min read
merokok membunuhmu
Selamat pagi Sobat ARS Blog, apakah kalian pernah berfikir atau apakah kalian pernah mencermati mengenai perbedaan yang dilakukan pada iklan rokok atau kemasan rokok? apa jangan-jangan kalian ga pernah memperhatikan ya? wahh gimana nih masa ga peka dengan dinamika bangsa kita. Oke gini kawan, kalau dahulu pasti disetiap iklan atau kemasan rokok selalu memberikan label “Merokok dapat menyebabkan serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin “. 

Nah, kalau sekarang udah ga ada lagi tuh kata-kata itu di iklan dan bungkus rokok, Karena peringatan itu sudah berganti dengan peringatan baru, yakni Peringatan : Rokok Membunuhmu. Apakah kalian tahu penyebabnya?

Kalau kita berpergian pasti kita akan menemui banner atau pamplet iklan rokok dimana-mana, mulai dari kota sampai pelosok desa, dan kalau kita cermati saat ini di gambar banner atau pamplet tersebut pasti ada yang berbeda, yaitu tampak seorang perokok menghembuskan asap di mana di sebelahnya terdapat tengkorak dan ada pula tulisan 18+.

Apakah Penyebabnya? apa sobat semua tahu? kalau tidak tahu tak masalah saya akan memberikan wawasan kembali tentang hal ini, jadi ternyata penyebab digantinya peringatan tersebut adalah merujuk pada PP 109 tahun 2012 tentang pemasangan gambar menyeramkan yang merupakan efek yang ditimbulkan oleh rokok.
 
Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan semua kemasan rokok di Indonesia wajib diisi lima gambar peringatan bahaya merokok mulai 24 Juni 2014.

 “Semua perusahaan rokok di Indonesia sudah sepakat untuk memasang lima gambar bahaya merokok seiring dengan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Produk Tembakau Bagi Kesehatan yang sudah disosialisasikan selama 1,5 tahun terakhir,” katanya di sela-sela Kampanye Peringatan Rokok Bergambar, di Denpasar.
 
Pada peraturan tersebut semua produsen rokok telah sepakat untuk memasang lima buah gambar akibat dari merokok yang akan menjadi gambar iklan dan kemasan dari setiap produk yang mereka pasarkan. Namun, tidak semua gambar akan langsung dipasang dalam satu kemasan, melainkan akan dibagi-bagi sehingga beraneka ragam kemasan rokok dengan gambar akibat dari merokok.
 
perauran ini dibuat agar masyarakat lebih mengetahui lagi bahaya dari merokok, sehingga lambat laun akan membuat Indonesia lepas dari merokok, sebenarnya untuk mewujudkan itu semua sangatlah susah, oleh karena itu terobosan baru ini dibuat untuk memberikan efek berfikir kepada para perokok yang nantinya akan menjadi seperti gambar yang ada dalam kemasan rokok tersebut.
 
beberapa negara sudah melakukan hal ini, contohnya thailand yang memberikan gambar kanker paru-paru yang rusak parah atau tenggorokan yang hancur di setiap kemasan rokok, hal ini ampuh dan efektif karena para perokok mengaku menjadi jijik dan ngeri dengan gambar itu, Namun, sebagian orang juga tidak terpengaruh, ya namanya manusia ada yang punya otak ada juga yang punya tapi ga pernah dipake, kasian ya sobat.
Prof. Tjandra juga memaparkan bahwa kondisi perokok aktif di Indonesia saat ini cukup tinggi yakni dua dari tiga laki-laki di Indonesia yang berusia 10 tahun ke atas merupakan perokok. Jika dilihat secara umum antara laki-laki dan perempuan, satu dari tiga penduduk Indonesia itu perokok. sungguh kenyataan yang sangat pedih dan memilukan sekali ya sobat.

Belum lagi jumlah perokok pasifnya, pasti jauh lebih banyak kan? rokok ini seperti menjadi barang wajib buat sebagian besar masyarkat Indonesia, bahkan yang membuat hati saya merasa sangat sedih adalah ketiika saya melewati jembatan penyebrangan grogol, disana saya melihat ada pengemis kakek-kakek usia renta yang dengan santainya mengemis sambil merokok, coba kalau kita berfikir, kita memberikan uang kepada beliau berarti sama saja kita mempercepat kematiannya, karena uang yang kita kasih hanya digunakan untuk membeli rokok.

belum lagi, ketika pergi ke kampus saya melihat anak kecil dan anak SMP dengan bangganya merokok di dalam metro mini, padahal di dalamnya banyak sekali orang-orang yang tak berdosa yang terkena imbasnya, ketika diingatkan oleh seorang penumpang dia malah marah, ironis sekali.

Untuk sobat ARS Blog yang masih merokok, tolonglah hentikan rokokmu karena diri kamu itu milik tuhan yang maha kuasa yang harus dirawat dan dijaga bukan untuk dirusak ^_^.

Itulah kenapa peringatan rokok berubah, dan mulai nanti Juni 2014 bungkus rokok pun akan menampilkan gambar-gambar yang menyeramkan. Sampai sejauh mana efektivitas dari pemasangan tanda gambar itu ya tergantung pula penerapan maksimal berbagai aturan rokok secara bersama-sama. “Efektivitas yang tinggi akan didapat kalau semua program dijalankan bersama-sama. Makin banyak upaya penanggulangan, maka makin tinggi efektivitasnya.” kata Prof Tjandra.

Ayo bersama kita kampanyekan INDONESIA BEBAS ROKOK!!!! ^_^
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.ARSBLOG.ID | Newsphere by AF themes.