Galaksi Tertua dan Jauh di Alam Semesta – ARSBLOG.ID
Sun. Sep 19th, 2021

ARSBLOG.ID

BERBAGI DAN MENGINSPIRASI

Galaksi Tertua dan Jauh di Alam Semesta

3 min read
Setelah beberapa hari yang lalu saya berbagi kepada pengunjung setia ARS Blog tentang penemuan ratusan planet baru yang membuka wawasan kita tentang begitu besarnya jagad raya ini dan begitu menakjubkannya kekuasaan tuhan, dan juga saya sempat menulis tentang pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di bulan yang juga mudah-mudahan dapat bermanfaat dalam membuka wawasan kita.
Nah, kali ini masih berbau IPTEK sih khususnya masih seputar astronomi juga, karena saya lagi banyak dapat info tentang astronomi jadi saya mau berbagi dengan sobat semua, ya harapannya agar ilmu yang saya dapat bisa berkembang dan wawasan sobat juga jadi bertambah ^_^
oke kali ini saya mau berbagi info tentang galaksi tertua yang ada di alam semesta ini, bahkan dikatakan bahwa galaksi ini usianya sudah hampir 1,6 miliar tahun. 
pada beberapa waktu yang lalu menurut sebuah berita yang saya baca dikatakan bahwa para ilmuwan akhirnya berhasil mengambil beberapa gambar yang merupakan sebuah galaksi tertua dan terjauh yang ada di alam semesta ini, galaksi mature (masa dewasa) dan besar ini berhasil ditemukan pada rentang jarak kurang lebih 12 miliar tahun cahaya, sungguh jarak yang sangat jauh sekali. Galaksi tertua ini diperkirakan telah tercipta ketika alam semesta saat itu berusia 1,6 miliar tahun, lalu timbulah sebuah pertanyaan baru tentang keberadaan galaksi ini, bagaimana bisa galaksi itu berkembang dengan begitu cepatnya.

Penelitian tentang galaksi tertua ini pun didukung oleh para ilmuwan internasional, termasuk juga  Profesor Karl Glazebrook dari Swinburne university of Technology. Dalam penelitian tersebut didapatkan bahwa galaksi tertua dan jauh itu berhasil ditemukan setelah melewati 40 malam mengamati ruang angkasa nan luas dengan bantuan kamera Fourstar yang diletakkan pada Baade Telescope Magellan di Chile, kemudian hasil temuan ini dikombinasian dengan data Extragalactic Legacy Survey Hubble. Penelitian tentang galaksi tertua ini telah berhasil dipublikasikan dalam sebuah jurnal berjudul The Astrophysical Journal Letters, bulan Maret 2014. Bagaimana sobat? luar biasa ya perkembangan teknologi saat ini hingga mampu menguak berbagai fenomena yang ada di luar jangkauan manusia biasa.

Oke kita lanjutkan, Dalam penelitian tentang galaksi tertua tersebut,para ilmuwan harus menggunakan filter khusus untuk dapat menghasilkan sebuah gambar sensitif terhadap irisan yang kecil dari sebuah spektrum inframerah. Para ilmuwan tersebut berhasil mengukur jarak secara akurat untuk dapat menentukan ribuan galaksi pada suatu waktu, juga menyediakan peta tiga dimensi alam semesta awal.

galaksi tertua
galaksi terjauh, galaksi tertua
Menurut sumber yang didapat, dikatakan bahwa sekitar 15 tahun yang lalu, galaksi tertua tersebut diperkirakan tidak dapat terlihat bahkan termasuk dalam salah satu model kosmologi pada saat itu. Ditahun 2004, Glazebrook menulis sebuah makalah mengenai penemuan galaksi yang hanya berjarak kurang lebih 3 miliar tahun setelah Big Bang. Tetapi saat ini dukungan teknologi telah mampu mendorong perkembangan lebih jauh dari sebelumnya hingga akhirnya mampu menjangkau usia alam 1,6 miliar tahun.

Para Astronom menggunakan gambar panjang gelombang inframerah dalam mencari galaksi di alam semesta awal dengan karakteristik berwarna merah. Warna merah ini menunjukkan bahwa adanya bintang tertua dan kurangnya pembentukan bintang aktif. Mereka menemukan 15 galaksi dengan jarak rata-rata 12 miliar tahun cahaya, atau hanya 1,6 miliar tahun terbentuk setelah ledakan Big Bang.

Kutipan :
Galaksi tertua di alam semesta yang berhasil ditemukan, hampir tidak terdeteksi panjang gelombang visual dan mudah diabaikan. Tetapi dalam gambar cahaya baru inframerah, galaksi ini bisa diukur, dapat disimpulkan bahwa disana sudah tercipta rata-rata 100 miliar bintang per galaksi.
Kemudian para peneliti akhirnya berpendapat bahwa galaksi dewasa ini diperkirakan memiliki massa yang mirip dengan galaksi Bima Sakti, namun bintang-bintang yang ada sudah banyak yang mati. Sementara galaksi Bima sakti masih terus membentuk bintang baru walaupun pada tingkat yang lambat. Bima Sakti diperkiran terbentuk sangat cepat dalam waktu yang relatif pendek, kira-kira 1 miliar tahun lalu.

Memang banyak sekali pro dan kontra tentang penemuan ini sobat, bahkan penemuan ini justru menimbulkan pertanyaan baru lagi, yaitu tentang bagaimana galaksi tertua bisa terbentuk begitu pesat dan mengapa berhenti membentuk bintang? nah pertanyaan ini masih terus digali, mungkin sobat ARS Blog ada yang tahu tidak jawabannya? ^_^

Nah, begitu juga dengan penelitian ini yang sampai saat ini terus dilanjutkan untuk mencapai sebuah tujuan yaitu mampu mengungkapkan berbagai proses dari terbentuknya galaksi misterius ini yang sekaligus terawal di alam semesta.
nah itu dia yang bisa saya sampaikan dan saya bagi dengan sobat semua, ya saya berharap apa yang saya bagi ini akan bermanfaat nantinya untuk sobat semua, dan mari kita hargai setiap karya dari para blogger yang ada dengan tidak mencemooh dan memberikan komentar yang membangun ^_^
Referral Banners

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.ARSBLOG.ID | Newsphere by AF themes.