Tradisi Ramadhan di Berbagai Negara – ARSBLOG.ID
Sun. Sep 19th, 2021

ARSBLOG.ID

BERBAGI DAN MENGINSPIRASI

Tradisi Ramadhan di Berbagai Negara

3 min read
Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan ramadhan, bulan yang penuh berkah, dan bulan yang dinanti oleh miliyaran muslim di dunia, ramadhan merupakan bulan yang sangat spesial bagi para umat muslim di seluruh dunia. Banyak cara yang dilakukan untuk menyambut bulan suci ramadhan ini, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi tentang tradisi ramadhan di berbagai dunia, baiklah mari kita simak ya informasinya dan semoga bermanfaat.
1. Austria

Menjelang bulan suci Ramadhan, setiap orang diseluruh belahan dunia menyambutnya dengan baik dan penuh semangat, tak terkecuali dengan para muslim di austria, Muslim di Austria biasanya menggelar kampanye pengumpulan paket lebaran untuk keluarga miskin dan hadiah lebaran untuk anak-anak yatim piatu di Palestina. Kampanye ini dikordinir oleh organisasi kemanusiaan Palestina yang ada di Austria. Kampanye yang diberi nama Feeding Fasting Palestinians ini mendapat sambutan positif dari Muslim Austria. Untuk menentukan jatuhnya awal bulan Ramadhan, Muslim Austria sepakat mengikuti Arab Saudi. wah kalau yang ini patut ditiru nih, daripada kita menghamburkan uang alangkah bijaknya jika saling membantu sesama kita.

2. Swedia

Berikutnya ada tradisi unik yang dilakukan para muslim di swedia, Ada suatu perbedaan besar antara cara merayakan Ramadhan di negara-negara Skandinavia dan negara-negara Eropa yang lainnya terkait dengan jumlah umat Islam. Walau mereka menjadi minoritas di Swedia, namun Ramadhan membentuk suasana spiritual berbeda yang dinanti-nanti kehadirannya dari tahun ke tahun. Begitu mengetahui munculnya hilal, umat Islam Swedia akan saling memberi selamat satu dengan lainnya. Mereka melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid-masjid terdekat. Apabila tidak ada masjid, mereka salat di tempat-tempat yang mereka sewa sementara. ini juga patut kita tiru, bagaimana tingginya semangat mereka untuk dapat beribadah kepada Allah SWT tanpa peduli bahwa mereka adalah kaum minoritas.

3. Mesir

Di Mesir terdapat sebuah meriam tua di dataran tinggi Moqattam dekat Citadel yang digunakan sebagai penanda bulan puasa. Tiap waktu imsak dan buka puasa, meriam ini disulut hingga mengeluarkan bunyi dentuman yang keras. Meriam yang diberi nama Hajjah Fatimah, walau meriam itu telah diganti, namanya tetap tak berubah.

Di Mesir juga terdapat tradisi Ramadhan yang disebut Maidah Rahman atau hidangan kasih-sayang. Maidah Rahman adalah hidangan makanan gratis bagi orang yang berpuasa. Tak hanya takjil, tapi juga makanan berbuka lainnya. Menunya pun bermacam-macam bahkan ada yang sekelas hotel berbintang. Program ini merata di seluruh negeri Mesir dan berlangsung selama bulan puasa.

4. Liberia

Selama bulan Ramadhan, umat Islam di Liberia berhenti mendengarkan musik. Bagi mereka, orang yang mendengarkan musik selama Ramadhan dianggap berdosa dan menyimpang dari ruh bulan yang diberkati ini. Namun ketika pertama menyambut datangnya bulan Ramadhan orang-orang Liberia mulai memainkan alat-alat musik dari kayu selama beberapa jam dan disiarkan oleh radio lokal.

Di Liberia, orang yang biasanya membangunkan kaum Muslimin untuk makan sahur disebut Papali. Papali bertugas tiga jam sebelum fajar dan berhenti sebentar di tiap rumah, dengan menyanyikan lagu-lagu relijius lokal (sejenis nasyid) dan kalimah syahadat.

5. Mauritania

Pada awal Ramadhan, Muslim Mauritania terutama yang muda, bergegas menuju masjid untuk melaksanakan salat tarawih. Dan seusianya mereka saling berkunjung satu sama lain dan meminum teh hijau, minuman khas di Mauritania. Solidaritas dan uhkhuwah islamiyah biasanya muncul dan tersebar di seantero negeri selama bulan suci. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.ARSBLOG.ID | Newsphere by AF themes.