100 Peneliti dan Aktivis AIDS Tewas Dalam Tragedi Penembakan MH-17 – ARSBLOG.ID
Sun. Sep 19th, 2021

ARSBLOG.ID

BERBAGI DAN MENGINSPIRASI

100 Peneliti dan Aktivis AIDS Tewas Dalam Tragedi Penembakan MH-17

2 min read
MH-17
 
 
Dunia Internasional kembali berduka, setelah duka dari saudara kita di Gaza baru-baru ini pesawat Malaysia Airlines MH-17 ditembak jatuh diatas wilayah udara Ukraina. Tragedi penembakan rudal tersebut diduga dilakukan oleh gerakan separatis pro-Rusia terhadap pesawat MH17 di Ukraina timur. Dalam peristiwa naas tersebut ternyata menyisakan banyak duka, salah satunya adalah dunia kehilangan banyak peneliti-peneliti yang brilian. Termasuk, para peneliti yang tergabung dalam Internasional AIDS Society (IAS).
Dari beberapa data sumber kemudian diketahui, dari 298 korban tewas Malaysia Airlines MH-17, salah satunya adalah seorang peneliti AIDS yakni Joep Lange. Lange bermaksud untuk menghadiri konferensi AIDS internasional ke-20 tanggal 25 Juli 2014 di Melbourne, Australia.
Mungkin bagi sebagian orang, nama Lange masih terdengar asing, namun dalam dunia penelitian terhadap AIDS beliau sangat dikenal sekali. Lange bukan peneliti biasa, dia merupakan mantan presiden IAS dan pakar AIDS termuka di antara 100 ilmuwan lainnya. Laman Mashable menyebutkan, Lange termasuk peneliti yang brilian. Ia telah menggeluti berbagai penelitian dalam pengobatan dan perawatan AIDS sejak 1983. Selama itu, ia terus berkontribusi mengembangkan pengobatan yang terjangkau untuk penyakit berbahaya tersebut.

Seperti yang coba saya kutip dari laman web Independent, Jumat 18 Juli 2014 kemarin, salah satu koleganya Lange, yaitu Prof. David Cooper mengatakan bahwa temannya itu memiliki komitmen yang sangat kuat dalam pengobatan dan perawatan hingga penyebaran virus tersebut di Asia dan Afrika selama berpuluh-puluh tahun.
“Senang dapat berkolaborasi dengan Joep. Ia selalu mempunyai pandangan yang berbeda dan unik, serta ia tidak pernah hal yang mustahil dapat dicapai,” ujar Cooper.
Telah diketahui bahwa sejak 1996, mereka berdua berhasil mendirikan sebuah pusat kolaborasi penelitian HIV-NAT (Netherlands Australia Thailand) di Bangkok. Selain itu, jasa Lange lainnya yaitu membentuk, sekaligus memimpin PharmAccess Foundation di 2001, sebuah organisasi nirlaba di Amsterdam, Belanda, yang dirancang untuk meningkatkan akses terhadap terapi di negara berkembang.
Cooper kemudian menjelaskan bahwa Lange mempunyai peranan penting dalam mengekspolorasi obat-obatan antiretroviral dengan harga yang terjangkau untuk pencegahan penularan penyakit mematikan ini dari ibu ke anak. IAS ketika mendengar kabar tragedi MH17 yang ditumpangi Joep Lange merasa sangat syok dan turut berduka.
“IAS juga telah mendengar laporan bahwa di antara penumpang adalah mantan Presiden IAS Joep Lange. Dan, jika itu benar terjadi, gerakan HIV/AIDS telah benar-benar kehilangan,” tulis IAS dalam pernyataannya.
Sedangkan, pemenang nobel sekaligus Presiden IAS saat ini, Francoise Barre-Sinousi mengatakan kehilangan Lange merupakan kerugian besar bagi masyarakat HIV/AIDS. “Ini akan menjadi kehilangan yang sangat besar bagi kita semua. Saya tidak punya kata-kata untuk mengekspresikan kesedihan saya. Saya merasa benar-benar hancur jika diminta konfirmasi (berita tragedi itu),”kata Sinousi.
Rencananya dalam kehadiran di Konferensi AIDS Internasional di Melbourne, Australia, Lange tidak sendirian. melainkan ada sekitar 100 orang terdiri dari peneliti, petugas kesehatan, aktivis, dan orang yang hidup dengan HIV yang direncanakan hadir di acara tersebut. Namun, apa mau dikata nasib berkata lain. kali ini dunia kehilangan peneliti-peneliti yang sangat brilian, dan sampai saat ini pun belum ada pihak yang mau bertanggung jawab atas penembakan tersebut, baik dari pihak Ukraina maupun pihak separatis Pro-Rusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.ARSBLOG.ID | Newsphere by AF themes.