Nasib Gedung Garuda Pancasila yang Hilang Menjadi Kenangan – ARSBLOG.ID
Sat. Apr 17th, 2021

ARSBLOG.ID

BERBAGI DAN MENGINSPIRASI

Nasib Gedung Garuda Pancasila yang Hilang Menjadi Kenangan

2 min read
Nasib Gedung Garuda Pancasila yang Hilang Menjadi Kenangan – Gedung garuda pancasila atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gedung Graha Garuda Tiara Indonesia yang pada jamannya diyakini menjadi lambang kedigdayaan bangsa Indonesia itu kini hanya tinggal kenangan, mungkin banyak dari kita yang bahkan tidak mengetahui keberadaan dan eksistensi dari adanya Gedung Garuda Pancasila ini. Memang sebuah hal yang ironi, ditengah dunia sedang gencar-gencarnya melindungi warisan budaya yang ada di setiap negara, Namun di Indonesi warisan budaya tersebut kini hanya tinggal kenangan bahkan bentuknya pun sudah tak dapat lagi dilihat karena memang sudah rata dengan tanah.
gedung garuda pancasila
Hasil pantauan dari satelit menunjukkan pada tahun 2006 hingga 2013, keberadaan gedung yang biasa disebut Graha Garuda Tiara Indonesia (GGTI) masih berdiri kokoh.

Akan tetapi saat ini, gedung yang pernah menjadi lambang kedigdayaan Indonesia yang merupakan warisan dari jaman presiden Soeharto tersebut kini sudah dihancurkan dan rata dengan tanah. Gedung yang terletak di Jalan Narogong KM 23, No 176, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, benar-benar menyerupai burung garuda raksasa itu pun tinggal kenangan.

Gedung Graha Garuda Tiara Indonesia (GGTI) ini juga ternyata dahulunya memiliki 456 kamar dan dilengkapi dengan aula yang mampu menampung lebih dari 3.000 orang, lengkap dengan sarana olah raga, Helipad dan beberapa kamar khusus di bagian ekornya.
Gedung GGTI yang dibangun pada Agustus 1995 ini diceritakan pada awalnya akan digunakan untuk penginapan atlet sekaligus menumbuhkan semangat garuda bagi para atlet dalam bertanding. Sejak beroperasi pada tahun 1996, kamar-kamar gedung ini sudah pernah ditempati oleh para tamu dan ekspatriat yang berkantor di sekitar Jabotabek. Mereka adalah para eksekutif dari indusrti-industri yang ada di sekitar kawasan tersebut.

Gedung Garuda ini dibangun dengan kucuran dana sekitar Rp 75 miliar. Dengan pada waktu itu rupiah masih kokoh di angka Rp 2.194/dollar Amerika Serikat. Waktu itu, Amerika Serikat (AS) maupun Eropa meyakini bahwa Indonesia kelak akan menjadi salah satu naga Asia setelah melihat kemampuannya dalam membangun gedung megah nan indah tersebut.

Namun sayangnya, seiring bergesernya waktu bangunan megah tersebut semakin terpuruk dan ditinggal peminatnya. Keberadaannya semakin menyedihkan dan benar-benar menderita. Ilalang mulai menutupi, tembok-temboknya dijadikan coret-coretan dan tempelan pamflet tak beraturan.

Kini, gedung garuda itu sudah benar-benar tiada karena telah diratakan dengan tanah. Tragis memang, gedung megah yang bisa menjadi kebanggan bangsa Indonesia tersebut tidak malah mendapat perawatan yang layak namun justru dihancurkan rata dengan tanah. 

gedung garuda pancasila
Gambar di atas ini gambar terakhir sebelum gedung garuda pancasila ini benar-benar rata dengan tanah. Memang sebuah kenyataan yang sangat memilukan, namun apapun itu kita harus tetap menjaga warisan-warisan budaya yang masih tersisa dengan baik, dan jadikan tangan-tangan kita sebagai tangan penjaga dan pelindung bukan malah menjadi tangan-tangan perusak yang tidak bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.ARSBLOG.ID | Newsphere by AF themes.