Pluto : Bukan Planet vs Planet Kerdil – ARSBLOG.ID
Fri. Aug 23rd, 2019

ARSBLOG.ID

BERBAGI DAN MENGINSPIRASI

Pluto : Bukan Planet vs Planet Kerdil

3 min read
Berbicara tentang Pluto pasti masih terniang difikiran kita tentang planet yang satu ini. Tapi saat ini banyak yang bertanya, apakah pluto sebuah planet? atau apakah pluto sudah tidak dianggap sebagai planet? Pertanyaan ini mungkin saja bisa terjawab setelah kita menelisik ukuran pluto yang baru-baru ini sudah dapat dikukur secara akurat.
pluto

Seperti yang hampir kita semua ketahui bahwa perdebatan tentang ukuran pluto terus saja dilangsungkan, karena belum adanya data yang akurat yang dapat dipercaya membuat ukuran pluto hanya bisa ditaksir. Namun, perdebatan itupun akhirnya menemukan titik terang. Jawabannya ada pada ‘New Horison’. Setelah hampir satu dekade penuh mengarungi ruang hampa, wahana antariksa New Horizons milik Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA ini, akhirnya “tiba” di planet kerdil Pluto pada 14 Juli 2015 lalu.
New Horizons dikatakan telah berhasil mendekati Pluto dari jarak sekitar 12.472 kilometer. Seperti yang kita ketahui saat ini, Pluto merupakan salah satu benda langit terjauh yang ada di tata surya kita. NASA telah meluncurkan misi untuk mengenalnya sejak 19 Januari 2006. Wahana tak berawak New Horizons, telah mengangkasa 9,5 tahun dari Bumi ke Pluto, yang berjarak kurangg lebih 4,7 miliar kilometer.
Mungkin kita semua tahu bahwa pluto yang kita tahu merupakan bagian dari planet dalam tata surya kita, Namun, setelah sempat mengisi daftar planet dalam Tata Surya kita selama 79 tahun, Himpunan Astronomi Internasional pada akhirnya “mendepak Pluto” pada Agustus 2006. Namun kontroversi tentang status “planet” atau “planet kerdil” yang disandang Pluto, masih hangat diperbincangkan sampat saat ini.
Bahkan petinggi dalam misi ini, seperti sang investigator utama, Alan Stern, dan Kepala Administrator NASA, Charles Bolden, tak sungkan menyebut Pluto “planet”, saat konferensi pers pencapaian New Horizons. Dilansir situs resmi NASA, kesuksesan New Horizons menjadi misi terjauh yang sukses dijalankan NASA sepanjang masa. AS boleh berbangga, karena telah berhasil mengeksplorasi semua “planet” dalam tata surya. Termasuk Pluto.
Seiring dengan kesuksesan New Horison ini adalah tentang permasalahan mengenai ukuran Pluto. NASA pun kemudian mengkonfirmasi bahwa Pluto ternyata berdiameter 1,473 mil atau sekitar 2.370 kilometer. Hasil pengamatan ini tentu saja memiliki nilai yang lebih besar yang dari perkiraan para ahli, yang dilakukan dengan cara taksifaran. Salah satu ahli yang coba untuk memperkirakan diameter menyatakan Pluto hanya sekitar 1.184 kilometer (736 mil).
Dengan diketahuinya secara pasti ukuran pluto ini, maka kita dapat ketahui bahwa ukuran Pluto ini kurang lebih sama dengan 18,5 persen ukuran bumi, sedangkan Charon yang merupakan bulan Pluto, memiliki diameter 1.208 kilometer, atau kurang lebih 9,5% ukuran bumi. Fakta ini juga menjawab perkiraan, Pluto sebenarnya benda langit terbesar di tata surya, di luar orbit Neptunus.
“Ukuran Pluto telah menjadi debat sejak ditemukannya pada 1930. Kami sangat senang karena akhirnya debat itu akan berakhir,” kata ilmuwan dalam misi New Horizons, Bill McKinnon, dari Washington University, St. Louis, AS.
Hal lainnya yang memberikan kesan menarik dari New Horizons adalah ternyata wahana ini menggunakan prosesor sekelas konsol game PlayStation generasi pertama. Mesin MIPS R3000 adalah prosesor yang sama yang biasa digunakan untuk memainkan game semacam Final Fantasy VII atau Metal Gear Solid. 
Pada New Horizons, prosesor tersebut digunakan untuk mengendalikan sistem pendorong tenaga, sensor monitor, dan pengiriman data dari alat penyelidikan ruang angkasa milik NASA. Terdapat dua prosesor utama, dan dua prosesor cadangan yang terpasang. Wahana seukuran piano ini juga mengangkut sembilan benda tak lazim. Salah satunya adalah abu jenazah penemu Pluto, Clyde Tombaugh. Saat Tombaugh meninggal dunia pada 1997, ia memang meminta abu jenazahnya dibawa ke luar angkasa.
Penemuan ini pun akhirnya dapat menyelesaikan perdebatan panjang mengenai ukuran pluto yang sebenarnya. Dengan diketahuinya secara pasti ukuran pluto ini maka kita akan tunggu kelanjutan cerita pluto ini, apakah akan tetap berada dalam daftar bukan planet dalam tata surya atau akan kembali dimasukkan dalam daftar planet dalam tata surya. Menarik untuk ditunggu kelnajutan ‘kisah’ pluto ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved.ARSBLOG.ID | Newsphere by AF themes.